Penyebab dan Cara Mengatasi Mesin Motor Mati Saat Di gas

Daftar Isi

Motor menjadi kendaraan atau alat transportasi paling favorit di Negara ini, karena dianggap lebih praktis dan ekonomis, terutama bagi masyarakat perkotaan yang sering dihadapkan dengan permasalahan macet. Maka motor pun menjadi transportasi paling andalan.

Tapi tak bisa dipungkiri, banyaknya pengguna motor di Indonesia mulai dari pria dewasa, wanita, anak kuliah, pelajar hingga ibu-ibu, tidak membuat mereka pengguna motor mengerti bagaimana cara menggunakan dan merawat mesin motor dengan benar.

Sehingga hal ini membuat mesin motor mati di tengah jalan, terutama pada saat di gas. Padahal bahan bakar di dalam tanki masih penuh. Lalu apa ya, penyebab mesin motor mati saat di gas?

Nah, pada pembahasan kali ini penulis akan berbagi mengenai penyebab apa saja yang membuat mesin motor mati saat di gas. Anda bisa menyimak penjelasannya di bawah ini.

Lihat juga:

penyebab motor mati saat digas
penyebab motor mati saat digas

Penyebab Umum Mesin Motor Mati Saat Di gas

Ada beberapa penyebab yang membuat mesin motor mati saat digas. Penyebab-penyebab ini bisa terjadi karena kondisi internal maupun pengaruh ekternal. Berikut beberapa penyebab mesin motor masi saat digas:

  1. Main Jet Tersumbat

Main jet merupakan saluran bensin yang memiliki tugas untuk mengabutkan molekul bahan bakar dari ruang penampung bensin mau pun ruang pelampung yang berada di dalam karburator untuk dibawa menuju ke untake manifold.

Terdapat dua saluran bensin yang ada pada karburator yakni main jet serta pilot jet. Kedua saluran ini sebenarnya hampir sama yang membedakan hanya pada fungsinya. Jika pilot jet bekerja pada saat idle mau pun kecepatan langsam, sedangkan main jet akan bekerpa pada saat katup gas mulai terbuka.

Pada saat main jet mulai tersumbat maka yang terjadi adalah motor akan hidup dengan normal pada pada saat dalam keadaan langsam namun mesin motor akan mati ketika di gas karena suplai bensin dari main jet yang terputus.

Jika sudah seperti ini, yang perlu Anda lakukan adalah dengan membersihkan main jet dari kotoran seperti debu yang terbawa aliran udara melalui filter dan menyumbat saluran tersebut.

Untuk membersihkannya Anda bisa membongkar karburator dan membersihkan setiap saluran dengan meniupnya atau bisa juga disemprot dengan menggunakan carbon cleaner.

  1. Karburator Kemasukan Air

Air memang bisa masuk ke dalam tanki bahan bakar melalui rembesan dari luar atau uap air yang berada di dalam tanki. Sebenarnya, air akan terpisah pada saat memasuki karburator hanya saja pada saat gas motor dinaikkan maka secara otomatis RPM mesin akan naik yang membuat aliran bensin menuju ke intake manifold menjadi semakin cepat.

Hal ini membuat air terhisap dan ikut masuk ke intake manifold, namun dikarenakan air bukanlah bahan bakar besin, maka air akan membuat mesin mengeluarkan suara aneh dan mengakibatkan mesin mati.

Masalah ini bisa diselesaikan dengan menguras ruang pelampung karburator dengan cara membuka sekrup yang terdapat pada mangkuk karbu. Namun Anda harus menguras tanki bahan bakar jika air yang ada di dalamnya terlalu banyak.

  1. Karet Vakum Sobek

Bagi motor yang menggunakan karburator tipe vakum, contohnya seperti Satria FU dan Megapro, salah satu penyebab mesin motor ini mati adalah karena karet vakum yang sobek.

Fungsi dari karet vakum ini adalah untuk mengangkat jarum skep pada saat gas dinaikkan, main jet akan terbuka dan juga pada saat jarum skep terangkat. Akan tetapi jika karet vakum ini sobek maka jarum skep tidak akan dapat terangkat meskipun gas sudah dinaikkan hingga full.

Maka yang terjadi adalah main jet akan tetap dalam kondisi tertutup dan mesin akan mati pada saat digas. Cara satu-satunya untuk menangani masalah ini tentu dengan mengganti karet vakum yang lama dengan yang baru.

  1. Busi lemah

Ketika motor mati pada saat digas, salah satu yang paling sering menjadi penyebabnya adalah busi yang lemah. Karena busi yang lemah akan menghasilkan api kecil sehingga akan membuat mesin menjadi brebet dan mengakibatkan mesin mati ketika digas.

Untuk itu Anda bisa memeriksa busi dengan dua cara yakni dengan melihat ujungnya, apabila ujung busi sudah hitam pekat maka hal ini menunjukkan jika busi wajib untuk segera diganti. Cara kedua adalah dengan melihat secara langsung api yang dihasilkan oleh busi, untuk membuat Anda mengetahui lebih jelas apakah benar api busi sudah lemah atau masih kuat.

Sebenarnya ada banyak sekali faktor penyebab mesin motor mati saat di gas. Namun yang kami rangkum di atas merupakan penyebab yang paling umum atau paling sering terjadi.

Beberapa kerusakan yang terjadi pada motor menjadi penyebab mengapa mesin motor mati pada saat digas. Sehingga hal tersebut membuat Anda harus mengganti bagian yang rusak pada motor agar mesin motor menjadi normal kembali.

Namun bagaimana jika motor tiba-tiba berhenti di tengah jalan? Tentunya hal tersebut sangat merepotkan dan Anda tidak bisa langsung menemukan bengkel untuk mengganti beberapa bagian yang rusak pada motor.

Anda tidak usah khawatir, karena ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk menangani mesin motor yang tiba-tiba mati pada saat digas. Beberapa cara di bawah ini bisa Anda praktikkan pada saat motor mengalami kendala di tengah jalan, Anda bisa melakukan penanganan pertama sebelum mencari bengkel terdekat dari lokasi Anda.

Cara Mengatasinya

  1. . Menepikan Motor Anda di Pinggir Jalan

Ketika mesin motor mati di tengah perjalanan, tidak usah panik. Segera tepikan motor Anda di pinggir jalan dan mari kita cari penyebab dan solusinya.

  1. Memastikan Sistem Injeksi Tidak Bermasalah

Jika motor Anda menggunakan sistem injeksi, maka hal pertama yang harus Anda periksa adalah dengan memastikan sistem injeksi berjalan dengan baik. Caranya adalah dengan memutar kunti kontak dalam keadaan ON, apabila terdengar suara nging pada bagian samping kiri jok, artinya sistem injeksi tidak ada masalah.

  1. Periksa Kondisi Busi

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, jika busi menjadi salah satu faktor penyebab mesin motor mati pada saat digas. Coba periksa busi apakah dalam keadaan basah terkena air, tersiram bahan bakar atau terkena tetesan oli. Jika benar, maka coba copot busi dan keringkan.

Jika sudah, maka coba starter motor Anda.

  1. Periksa Aki Motor

Jika cara di atas masih belum membuat mesin motor menyala, maka Anda juga harus memeriksa aki motor karena aki menjadi sumber tenaga listrik yang digunakan untuk menstarter motor. Perhatikan apakah aki dalam kondisi baik atau tidak.

  1. Menggunakan Starter Kaki

Cara berikutnya adalah dengan menyalakan motor dengan menggunakan kick starter atau starter kaki. Jika masih belum berhasil, coba kombinasikan kedua cara starter yakni dengan menarik tuas secara penuh selama beberapa detik lalu starter motor dengan menggunakan kick starter dan electric starter samba terus menahan tuas gas.

  1. Meniupkan Angin Surga ke Tanki Motor

Jika cara di atas masih juga gagal, maka coba buka tutup tangki sebentar untuk kemudian tiup lubang tankinya untuk membuat tekanan udara yang akan memperlancar sumbatan yang ada di saluran bahan bakar mau pun injector yang kotor. Tiup beberapa kali lalu coba starter motor Anda dengan menggunakan cara kelima.

Jika memang semua cara di atas tidak ada yang berhasil, maka mesin motor Anda dalam keadaan parah sehingga Anda membutuhkan bantuan yang lebih ahli dalam bidang ini. Maka Anda bisa membawa motor Anda ke bengkel terdekat atau menghubungi mekanik untuk membantu permasalahan Anda.

Untuk menghindari masalah yang menjadi penyebab mesin motor mati saat digas, maka jangan malas untuk melakukan perawatan dan servis rutin untuk menjaga kondisi mesin motor Anda. Karena jika sudah mengalami kerusakan, maka biaya yang harus dikeluarkan akan jauh lebih banyak.

Referensi:

  • https://bit.ly/38u1x9g
  • https://bit.ly/2tNBk6S
  • https://bit.ly/2RL7A2t
  • https://bit.ly/3aIGfGH
  • https://bit.ly/2NWZGC9

Tinggalkan komentar