Kedua Kalinya, Recall Honda Accord Dilakukan Karena Masalah Inflator Airbag

Daftar Isi

Recall Honda Accord
Kedua Kalinya, Recall Honda Accord Dilakukan Karena Masalah Inflator Airbag

Jakarta – Bagi Honda, masalah cacat pada airbag Takata seperti tidak ada habisnya. PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali mengumumkan pada para konsumen untuk menarik Honda Accord karena masalah yang sama. Penggantian Airbag Inflator akan dilakukan pada 2.856 unit Honda Accord (CM5) tahun produksi 2003 – 2007.

Recall yang kedua kalinya ini dilakukan karena potensi airbag yang mengembang secara berlebihan sehingga dapat membahayakan pengemudi dan para penumpang mobil.

Melalui keterangan resmi, pihak Honda mengingatkan para pengguna Honda Accord yang mobilnya teridentifikasi bermasalah pada airbag-nya dan belum melakukan perbaikan agar segera datang ke dealer resmi Honda untuk mengganti komponennya. Ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan.

Selain itu, HPM juga telah mengirimkan surat pemberitahuan pada pemilik Honda Accord yang teridentifikasi. Bagi Anda yang memiliki Honda Accord tahun produksi 2003 – 2007, dapat melakukan pengecekan sendiri untuk mengetahui apakah mobilnya masuk ke dalam daftar penggantian airbag inflator melalui link http://pud.honda-indonesia.com.

Proses Recall Honda Accord

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, pengguna Honda Accord yang masuk ke dalam daftar recall, agar segera melakukan penggantian komponen Airbag di dealer resmi Honda terdekat. Ini juga berlaku bagi Honda Accord yang sudah mengganti Airbag Inflator ataupun yang belum melakukan penggantian.

Selain datang ke dealer resmi, pengguna Honda Accord yang teridentifikasi juga bisa menghubungi Honda Customer Care di 0-800-1446-632 (bebas pulsa) pada hari Senin-Jumat, pukul 08.00 s/d 17.30 WIB. Proses penggantian untuk komponen airbag ini selama kurang lebih 1 – 2 jam bebas biaya alias gratis.

Sensor Baterai Honda Accord Juga Bermasalah

Selain masalah Airbag, juga telah diberitakan bahwa PT HPM mengumumkan recall kampanye pemeriksaan komponen, yakni battery sensor assy pada Honda Accord tahun produksi 2013 – 2016 yang diduga berpotensi bermasalah. Pihak HPM tidak menyebutkan berapa unit mobil yang diduga bermasalah.

Namun tidak lama, HPM akhirnya memberikan keterangan susulan terkait banyaknya Honda Accord yang teridentifikasi, yaitu sebanyak 2.522 unit yang telah beredar di Indonesia.

Proses Penggantian Sensor Baterai Honda Accord

Sebagai informasi, penggantian komponen sensor baterai pada Honda Accord yang teridentifikasi bermasalah dilakukan tanpa dikenakan biaya apapun. Di sisi lain, kampanye pemeriksaan komponen telah dilaksanakan di seluruh dealer resmi Honda Indonesia. Proses penggantian komponen sensor baterai pada Honda Accord  ini berlangsung sekitar kurang lebih 30 menit.

Dealer resmi Honda juga telah mengirimkan surat pemberitahuan langsung pada para pemilik Honda Accord yang teridentifikasi bermasalah untuk segera datang ke dealer resmi Honda dan dilakukan perbaikan. Untuk kelancaran proses perbaikan, pengguna mobil ini dapat menghubungi Honda Customer Care di 0-800-11-22-789.

Tinggalkan komentar