Bubut Disc Brake Tromol Apakah Bahaya ?

Advertisement

Bubut disc brake dan tromol memang perlu dilakukan bilamana mobil mengalami problem seperti pedal rem bergetar saat dilakukan pengereman baik dalam kecepatan tinggi maupun rendah, atau setir juga terasa bergetar saat injak rem, termasuk juga bila ditemukan masalah berupa tromol atau drum brake yang aus dalam sehingga tromol tadi susah dilepas.

Membubut cakram ataupun tromol ini tentu memiliki nilai ekonomis yang lebih bila dibandingkan kita langsung mengganti dengn tromol dan cakram baru mengingat harga baru jauh lebih mahal ketimbang ongkos bubut yang mungkin hanya di kisaran 150ribu hingga 300rb per biji.

Lalu apakah bubut disc brake dan tromol ini berbahaya ?

Tentunya sebelum melakukan pembubutan pihak bengkel akan melakukan pengukuran menggunakan alat khusus yang bernama dial gauge untuk melihat seberapa jauh tingkat keolengan dari disc brake yang akan dibubut.

Serta mengukur menggunakan jangka sorong atau sketch match untuk menghitung lebar diameter tromol yang hendak dibubut. Di bagian tromol biasanya terdapat kode angka ( jika tidak ada biasanya ada di buku panduan bengkel ) yang menunjukkan berapa panjang diameter maksimal tromol yang diperbolehkan dan nantinya hasil pengukuran ini akan dijadikan acuan dalam membubut. Misalnya saja diameter sudah terlalu lebar dan tidak bisa dibubut lagi, pastinya bengkel juga tidak akan berani melanjutkan ke tahap pembubutan dan menyarankan di ganti tromol baru.

Untuk aman atau tidaknya tentu saja akan sangat aman jika dikerjakan di bengkel yang memang ahli menangani hal seperti ini ataupun di bengkel resmi karena memang di bengkel resmi info mengenai mobil kalian akan sangat sesuai. Jadi jangan ragu membubut cakram maupun tromol mobil yang bermasalah selama bengkel mampu menjelaskan hitung – hitungan dari hasil pengukuran yang diperoleh serta menjamin keamanannya.

Sebelum membubut coba cek apakah masih garansi

Oh iya sebelum kalian memutuskan membubut disc brake yang bermasalah tadi, alangkah baiknya kalian tanyakan terlebih dahulu soal garansi dari komponen tersebut apakah masih di cover dengan garansi ataukah sudah habis masa garansinya. Karena umumnya komponen tertentu seperti disc brake ini juga memiliki garansi dimana biasanya jika mengalami kerusakan sebelum jarak tempuh di kilometer tertentu atau pada penggunaan dalam periode waktu tertentu, bisa diajukan klaim garansi yang artinya kalian akan mendapatkan disc brake pengganti secara cuma – cuma dengan syarat disc brake belum dbubut.

Namun jika masa garansi ternyata sudah habis barulah ambil opsi kedua yakni lakukan pembubutan sebagai langkah mengatasi masalah setir getar saat di rem, pedal rem getar saat di rem dan problem lain yang masih berhubungan dengan rem cakram mobil.

Nah semoga informasi diatas bisa bermanfaat dan membantu kalian mengenai keamanan membubut disc brake dan tromol mobil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *