Royal Enfield Interceptor Jadi Motor Retro Terbaik Tahun Ini

Jakarta

Motor Royal Enfield Interceptor didapuk sebagai motor klasik terbaik tahun ini. Penghargaan itu diberikan oleh Motorcycle News (MCN).

Seperti tertulis dalam siaran persnya, Royal Enfield Interceptor 650 dinobatkan sebagai “Retro Bike of the Year 2020” dari MCN (Motorcycle News) dalam kurun waktu dua tahun berturut-turut.

“Interceptor menangkap nuansa dan daya tarik sepeda motor tradisional dan tidak ada sepeda motor lainnya di pasar yang menawarkan perpaduan yang sama antara zaman dulu dan sekarang seperti Royal Enfield,” kata MCN.

Penghargaan tahunan MCN mencakup 18 kategori. MCN mengumpulkan panelis ahli untuk memberikan penilaian dalam menentukan penghargaan tahunannya di industri sepeda motor. Tim yang terdiri dari jurnalis dan pengendara sepeda motor yang berpengalaman mendiskusikan seberapa baik mesin motor yang dinilai dalam memenuhi kebutuhan pasar dan kategorinya.

Penilaian didasarkan pada kinerja penjualan, reaksi pembaca/pelanggan, desain, inovasi teknis, dan kinerja keseluruhan.

Mencoba Royal Enfield Interceptor 650 Twin di Jalanan California, Amerika SerikatMencoba Royal Enfield Interceptor 650 Twin di Jalanan California, Amerika Serikat Foto: Dok. Royal Enfield

Royal Enfield Interceptor 650 pertama kali meluncur di Santa Cruz, California, Amerika Serikat pada 2018 lalu. Motor itu meluncur bersamaan dengan Continental GT 650.

detikcom menjadi salah satu media yang mendapat kesempatan menguji coba Royal Enfield Interceptor 650 pertama kali di jalanan California, Amerika Serikat. Saat mengendarai Interceptor 650, kami memacu motor dengan jarak mencapai 122,8 mil atau hampir 200 kilometer.

Memacu Royal Enfield Interceptor 650 di highway di pinggir pantai California, Amerika Serikat, sangat asyik. Royal Enfield Interceptor 650 Twin ini terbilang enak untuk digeber di kecepatan tinggi. Ya memang motor Royal Enfield terkenal dengan getarannya di kecepatan tinggi, tapi itu tidak berlaku lagi di motor dua silinder terbarunya ini.

Motor sangat responsif dari putaran bawah sampai atas. Bahkan, Royal Enfield mengklaim 80 persen torsi sudah tersedia di 2.500 rpm. Kami juga merasakan tidak pernah kehilangan momen untuk berakselerasi walaupun menggunakan gigi tinggi. Tak ada gejala lemot saat tuas gas diputar.

Royal Enfield Interceptor 650 dijajal di jalanan CaliforniaRoyal Enfield Interceptor 650 dijajal di jalanan California Foto: Rangga Rahadiansyah

Mengimbangi laju road captain di depan, kami memacu Royal Enfield Interceptor 650 dengan kecepatan hingga 90 mil per jam atau lebih dari 140 km/jam motor, dan itu dipacu di highway California, Amerika Serikat.

Dengan desain khasnya, Royal Enfield Interceptor menyajikan posisi riding yang lebih rileks dan tegak. Kami tetap merasa nyaman dengan posisi duduk yang tegak dan setang yang lebar dan mudah dijangkau.

“Interceptor adalah kebangkitan dari ikon tahun ’70-an yang dimodernisasi, sepeda motor pertama dari Twins yang ikonik, dan sukses besar hasil kerja sama antara Chennai dan tim Inggris di Bruntingthorpe. Dengan senang hati saya sampaikan bahwa kami telah melampaui 6.000 unit ritel Twins 650cc di wilayah APAC (Asia-Pasific). Twins telah diterima dengan sangat baik sejak peluncurannya dan ini merupakan sebuah kolaborasi Inggris-India yang sesungguhnya. Interceptor telah memenangkan banyak penghargaan dalam 2 tahun terakhir. Meskipun kami merupakan merek global yang akan terus berkembang dan berinovasi, kami sangat senang dengan potensi merek di Asia Tenggara dengan pertumbuhan dan respons yang telah kami lihat selama dua tahun terakhir,” kata Vimal Sumbly, Head of APAC Business untuk Royal Enfield.

Simak Video “Penyegaran Royal Enfield Himalayan, Motor Petualang Rp 114 Juta
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)



Leave a Reply